Penyandian Data Observasi Meteorologi Permukaan

admin

Sinoptik padanan dari bahasa Inggris “synoptic”. Kata synoptic berasal dari bahasa Yunani “syn” yang berarti “sama atau bersama” dan “optic” berarti “tampak atau terlihat”. Meteorologi sinoptik mempelajari cuaca yang sedang berlangsung terus-menerus. 
Kata sinoptik mula-mula digunakan untuk pengamatan cuaca, yang maksudnya untuk menamai pengamatan yang dilakukan secara serentak pada waktu yang sama. Gagasan tentang pengamatan serentak tersebut di kemukakan dalam suatu pertemuan Konferensi  Internasional Meteorologi yang diselenggarakan di Brussel pada tahun 1853. 
Para peserta konferensi sependapat bahwa cuaca itu bergerak dan berkaitan antara yang ada di suatu tempat dan yang ada di tempat lain. Pandangan tersebut melahirkan gagasan akan perlunya untuk saling bertukar data dan pengalaman. Untuk itu diperlukan kerja sama pengamatan yang dilakukan pada waktu-waktu yang sama.
Namun demikian, gagasan tersebut baru terwujud pada tahun 1874 atau satu tahun kemudian setelah terbentuknya Organisasi Meteorologi Internasional (International Meteorological Organization, IMO) tahun 1873. Komite Tetap yang dibentuk oleh Organisasi Meteorologi Internasional tersebut menghasilkan kesepakatan tentang tata cara pengamatan dan publikasi hasil pengamatan. Dalam hal pengamatan, mulai tanggal 1 Januari 1875 ditetapkan waktu pengamatan sinkron dengan menggunakan rujukan waktu bujur 0 derajat dekat Greenwhich. Oleh karena itu, kemudian digunakan waktu rujukan waktu Greenwhich yang diberi nama  Greenwhich Mean Time (GMT). Sekarang waktu GMT diganti dengan Universal Time Coordinated (UTC).

Dalam bidang ilmu, meteorologi sinoptik termasuk dalam bidang meteorologi terapan. Seperti yang terdapat dalam International Meteorological Vocabulary World Meteorological Organization (WMO,1966), dikemukakan bahwa ada dua bidang ilmu, yakni ilmu cuaca atau meteorologi, dan ilmu iklim atau klimatologi. 
Ilmu cuaca atau meteorologi dibagi dalam empat bidang, yakni meteorologi teori, meteorologi terapan, meteorologi gabungan, dan meteorologi praktik. Selanjutnya masing-masing bidang dibagi lagi menurut kegiatan yang terkait. Meteorologi teori dibagi dalam tiga cabang, yakni meteorologi fisika, meteorologi dinamika, dan meteorologi eksperimen. Dalam meteorologi fisika cuaca dibahas dari aspek fisika, dalam meteorologi dinamika cuaca dibahas dari aspek geraknya, dan dalam meteorologi eksperimen cuaca dibahas dari simulasi laboratorium. 
Meteorologi terapan adalah ilmu tentang cuaca yang berkaitan dengan penggunaannya. Bidang utama meteorologi terapan adalah meteorologi sinoptik yang mempelajari cuaca terus-menerus; meteorologi aeronautik yang mempelajari cuaca dalam bidang aeronautik atau penerbangan; meteorologi maritim yang mempelajari cuaca dalam bidang kelautan; hidrometeorologi yang mempelajari cuaca dalam kaitannya dengan pengelolaan air;  agrometeorologi yang mempelajari cuaca dalam bidang pertanian; dan meteorologi kesehatan yang mempelajari cuaca dalam kaitannya dengan bidang kesehatan.
Pengamatan Sinoptik adalah pengamatan unsur-unsur meteorologi yang dilakukan secara bersamaan di seluruh muka bumi dalam waktu yang sama. Waktu yang digunakan adalah waktu dalam UTC. Pengamatan dilakukan tiapa jam yaitu jam utama 00.00, 06.00, 12.00, 18.00 UTC dan jam penting (jam sinop antara) 03.00, 09.00, 15.00, 21.00 UTC. Hasil pengamatan unsur-unsur meteorologi dibukukan dan dilakukan penyandian sebelum dilaporkan. Adapaun bentuk sandi hasil pengamatan sinop adalah sebagai berikut :

MiMiMjMj   YYGGiW    IIiii   iRiXhVV   Nddff   1SnTTT   2SnTdTdTd   3PoPoPoPo   4PPPP  5appp   6RRRtR   7wwW1W2   8NhClCmCh   333   (1S/2SnTnTnTn)   (5EEEiE)   (55SSS)  (55508)  (5F24F24F24)   (56DlDmDh)   (57CDaec)   (58/59P24P24P24)   (6RRRiR)   (8NsCHsHs)   (80CHsHs) 
Menurut WMO sandi dibagi dalam 6 seksi yaitu: seksi 0, seksi 1-5. tetapi indonesia hanya melaporkan 3 seksi yaitu :

Seksi 0

MiMiMjMj   YYGGiW    IIiii 

Seksi 0 merupakaan sandi pengenal berita sinop yaitu tanggal dan jam pengamatan, nomor blok dan nomor kantor pengamatan serta pengenal data angin yaitu jenis alat dan satuannya. MiMi menunjukan lokasi pengamatan di darat atau lokasi pengamatan di laut MjMj menunjukan jenis laporan sinoptik. Untuk lokasi pengamatan di darat MiMi di sandi AA sedangkan lokasi pengamatan di laut MiMi di sandi BB. (MiMiMjMj) AAXX berarti laporan sinop pengamatan di darat, sedangkan BBXX laporan pengamatn di laut.

Seksi 1

iRiXhVV   Nddff   1SnTTT   2SnTdTdTd   3PoPoPoPo   4PPPP  5appp   6RRRtR   7wwW1W2  8NhClCmCh

Seksi 1 merupakan sandi data maeteorologi hasil pengamatan untuk pertukaran global. Laporan dalam seksi ini terdiri dari data perubahan cuaca, suhu udara, dewpoint, tekanan dan perubahannya, curah hujan periode pengamatan 6 jam, 12 jam, dan 24 jam, jarak pandang mendatar (visibility), dan laporan tinggi dasar awan serta klasifikasinya.

Seksi 3

333   (1S/2SnTnTnTn)   (5EEEiE)   (55SSS)  (55508)  (5F24F24F24)   (56DlDmDh)   (57CDaec)  (58/59P24P24P24)   (6RRRiR)   (8NsCHsHs)   (80CHsHs) 

Seksi 3 merupakan sandi data meteorologi hasil pengamatan untuk pertukaran regional. Laporan dalam seksi 3 ini meliputi data suhu udara maksimum/minimum, lamanya penyinaran matahari, pergerakan awan, perubahan tekanan periode 24 jam, curah hujan dalam periode pengamatan 3 jam jenis awan dan laporan puncak awan. Lanjut Disini

Sumber Bacaan : Manual Code FM-12 WMO, TTP No 38 TH 2006 BMG

Bagikan:

Tags

Leave a Comment