Menentukan Awal Musim Hujan Dan Musim Kemarau

admin



Curah Hujan (mm)

Curah hujan (dalam milimeter) merupakan ketinggian air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar, tidak menguap, tidak meresap, dan tidak mengalir. Curah hujan 1 liter adalah curah hujan 1mm dikalikan luas 1 meter persegi.

Curah hujan kumulatif 
merupakan jumlah hujan yang terkumpul dalam rentang waktu tertentu, misalnya harian, dasarian, bulanan, musiman, tahunan. 
 
Dasarian
Dalam satu bulan dibagi menjadi 3 (tiga) dasarian, yaitu :
Dasarian I merupakan jumlah air hujan yang terkumpul dari tanggal 1 sampai dengan 10
Dasarian II merupakan jumlah air hujan yang terkumpul dari tanggal 11 sampai dengan 20
Dasarian III merupakan jumlah air hujan yang terkumpul dari tanggal 21 sampai dengan akhir bulan.
Awal Musim Kemarau 
Awal musim kemarau ditetapkan berdasar jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) kurang dari 50 mm dan diikuti oleh 2 dasarian berikutnya (ada 3 dasarian berturut-turut yg curah hujannya dibawah 50 mm). 
Awal Musim Hujan 
Awal musim hujan ditetapkan berdasar jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) sama atau lebih dari 50 mm dan diikuti oleh 2 dasarian berikutnya (ada 3 dasarian berturut-turut yang  curah hujannya diatas 50 mm). 
Periode Musim Hujan dan Musim Kemarau

Menentukan Awal Musim Hujan dan Awal Musim Kemarau

Keterangan :
AMK : Awal musim Kemarau
AMH : Awal musim Hujan

Normal curah hujan

Normal curah hujan adalah rata-rata curah hujan selama 30 tahun menggunakan periode waktu yang ditentukan.

Sifat Hujan

Sifat Hujan Normal (N): curah hujan antara 85% -115%  terhadap rata-rata 30 tahun

Bagikan:

Tags

Leave a Comment