Klasifikasi dan Karakteristik Perairan Laut

admin

PENGERTIAN LAUT
Laut adalah air yang menutupi permukaan tanah yang sangat luas dan umumnya mengandung garam/berasa asin, terdapat gelombang, arus laut dan di dalamnya terdapat kehidupan laut yang kompleks. Menurut KBBI, laut adalah kumpulan air asin dalam jumlah banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan menjadi benua dan pulau.
Berdasarkan ukuran perairan laut dibagi menjadi Samodera (lautan yang sangat luas), Laut (lautan yang relative sempit), bagian dari samodera dipisahkan pulau-pulau, Teluk (laut yang menjorok ke darat), dan Selat (laut sempit memisahkan 2 daratan).
Perairan Laut Karakteristik dan Klasifikasinya
KLASIFIKASI LAUT
1. Menurut Proses Terjadinya
A. Laut Trangresi, laut dangkal yg terjadi karena tergenangnya daratan rendah akibat  naiknya permukaan air laut pada akhir zaman es. Contoh: Laut Jawa, Selat Karimata, Selat Malaka, Laut Arafuru 
B. Laut Ingresi, laut dalam yg terjadi karena turunnya dasar laut akibat gerak tektonik. Contoh:  Laut Banda, Laut Sulawesi, Laut Flores, dll 
C. Laut Regresi, laut yg menyempit akibat adanya pengangkatan daratan, sedimentasi dan penurunan muka laut pada jaman es. Contoh:  Laut Mati, Laut Banda. 
2. Menurut Letaknya
A. Laut  tepi, terletak di tepi benua dan terhalang dari lautan oleh pulau/ jazirah. Contoh : Laut Arab,  Cina Timur, Cina Selatan, Bering, dan lain-lain
B. Laut pertengahan, terletak di antara dua benua/daratan. Contoh : Laut  Merah, Laut Tengah atau Mediterania, dan semua laut di Indoensia.
C. Laut  pedalaman, terletak di tengah-tengah daratan , atau laut yang sebagian atau seluruhnya dikelilingi oleh daratan. Contoh : Laut Hitam, Baltik, Kaspia, Laut Mati dan lainya.
3. Menurut Kedalamannya
  • Zona litoral ( 0 m), tersinari matahari, tempat terjadinya pasang-surut (0 m). Jenis organisme: kepiting dan ubur-ubur.
  • Zona Neritis /zona terang (0-200 m), adalah zone yang paling banyak kehidupan lautnya. Jenis organismenya :  nekston (ikan yang bersirif atau berenang).
  • Zona Batial /zona remang-remang (200-1.800 m). Ikannya: Hiu dan Paus.
  • Zona Abisal /zone gelap (1.800 m). Ikannya : bentos (ikan yg hidup di dasar laut)
Laut Menurut Kedalaman

KARAKTERISTIK LAUT

Air laut merupakan campuran dari 96,5% air tawar dan 3,5% material lain seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik serta partikel-partikel tak terlarut. Sifat-sifat fisik utama air laut ditentukan oleh 96,5% air murni. 
Suhu Air Laut
Faktor yg mempengaruhi suhu air laut adalah Intensitas sinar matahari, Letak lintang atau posisi matahari, letak geografis, musim dan kecepatan angin, presipitasi dan evaporasi/penguapan.
Karakteristik Suhu air laut 
  • Semakin ke kutub semakin dingin. Ekuator sekitar 28°C dan laut di kutub 2°C. 
  • Semakin ke bawah semakin dingin. Karena sinar matahari hanya akan mempengaruhi suhu di permukaan. 
  • Suhu permukaan cenderung berubah-ubah, sedangkan di dasar laut stabil.
  • Pada laut pedalaman suhu dari permukaan sampai bawah relatif sama. 
Salinitas Air Laut
Salinitas laut adalah jumlah kadar garam yang terdapat dalam air laut. Setiap daerah perairan di bumi ini memiliki salinitas yang berbeda-beda. Adapun faktor Yang Mempengaruhi Salinitas adalah :
  • Penguapan, makin tinggi penguapan salinitas makin besar.
  • Curah hujan, makin tinggi curah hujan, salinitas makin kecil.
  • Banyak sedikitnya sungai (air tawar) yang bermuara ke suatu laut.
  • Letak lintang, daerah sub tropis yang tertinggi
Salinitas Air Laut

Air laut mengandung 3,5% garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan organik dan partikel lainnya. Darimana Garam berasal :
  • Pelapukan batuan di darat.
  • Gas-gas vulkanik.
  • Sirkulasi lubang-lubang hidrotermal (hydrothermal vents) di laut dalam
Garam-garaman utama yang terdapat dalam air laut klorida (55%), natrium (31%), sulfat (8%), magnesium (4%), Kalsium, potassium, bikarbonat, bromida, asam borak, strontium dan florida (3 %).
DENSITAS AIR LAUT
Densitas air laut adalah  jumlah massa air laut per satu satuan volume. Variasi densitas di suatu daerah dinamakan gradien densitas. Pengaruh densitas :
  • Sirkulasi termoholin, pergerakan arus bawah ke permukaan.
  • Upwelling dan downwelling
  • Transportasi sedimen.
  • Migrasi organisme
Faktor yang mempengaruhi densitas : 
  • Suhu. Semakin dingin, densitasnya semakin besar. 
  • Salinitas. Semakin tinggi tingkat salinitas, semakin besar densitas air laut.
  • Tekanan air laut. Semakin besar tekanan air laut, densitasnya semakin besar. 
Termohaline

Densitas Air Laut

WARNA AIR LAUT
Air laut juga menampakan warna yang berbeda-beda tergantung pada zat-zat organik maupun anorganik yang ada.
  • Biru. Mayoritas warna laut adalah biru, disebabkan oleh sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak dari pada sinar lain. 
  • Warna kuning, karena di dasarnya terdapat lumpur kuning, misalnya sungai kuning di Cina. 
  • Warna hijau, karena adanya lumpur yang diendapkan dekat pantai yang memantulkan warna hijau dan juga karena adanya planton-planton dalam jumlah besar. 
  • Warna putih, karena permukaannya selalu tertutup es seperti di laut kutub utara dan selatan. 
  • Warna ungu, karena adanya organisme kecil yang mengeluarkan sinar-sinar fosfor seperti di laut ambon. 
  • Warna hitam, karena di dasarnya terdapat lumpur hitam seperti di laut hitam. Cont. Laut Hitam.
  • Warna merah, karena banyaknya binatang-binatang kecil berwarna merah yang terapung-apung. Contoh. Laut Merah.

Bagikan:

Tags

Leave a Comment