Peralatan Existing Observasi Maritim BMKG 2023

admin

Alat (peralatan) observasi maritim adalah alat atau sistem yang digunakan untuk mengamati parameter meteorologi dan parameter oseanografi. Parameter meteorologi diantaranya adalah suhu udara, arah dan kecepatan angin, kelembaban udara, tekanan udara, dan hujan. Sedangkan parameter oseanografi diantaranya adalah tinggi gelombang laut, suhu permukaan laut, arus laut, dan salinitas.

Coastal Buoy

Alat observasi maritim diantaranya adalah, AWS, MAWS, High Frequency (HF) Radar, Drifters dan Floats, Wave Recorder, Wave Glider, Sea Glider, Coastal Buoy,  dan ADCP (Acoutic Doppler Current Profiler).

1. Automatic Weather Station (AWS)

Merupakan stasiun cuaca automatis yang didesain untuk mengukur dan mencatat parameter-parameter meteorologi secara otomatis. Untuk pengamatan di laut ada yang di pasang di pantai (didarat dekat laut) dan di pasang di bagian kapal laut. Terdiri dari beberapa sensor diantaranya adalah sensor ttermometer, barometer, anemometer, pyranometer dan Rain Gauge.

2. Marine Automatic Weather Station (MAWS)
Peralatan observasi yang dipasang di pelabuhan-pelabuhan atau di pantai. Fungsinya untuk mengukur parameter meyeorologi maritim seperti arah dan kecepatan angin, suhu udara, dan kelemaban udara. Terdiri dari beberapa sensor yaitu sensor hujan, level permukaan laut, suhu permukaan laut, kelembaban udara, arah dan kecepatan angin, dan radiasi matahari. Alat ini sekaligus sebagai early warning system, sebab MAWS punya sensor ketinggian air laut.

3. HF (high Frequency) Radar
HF Radar adalah system radar frekuensi tinggi yang dapat digunakan dalam kegiatan observasi kelautan. alat ini berfungsi mengukur kecepatan dan arah arus permukaan laut, gelombang laut, dan mendeteksi kehidupan di laut, benda-benda dilaut.

4. Drifters dan Floats
Drifters adalah alat yang mengapung di permukaan laut untuk mengukur parameter cuaca secara automatis antara lain arah dan kecepatan arus, suhu permukaan laut, tekanan udara, dan salinitas.
Floats merupakan alat yang secara automatis akan naik dan turun dilaut untuk mengukur profil kedalaman air laut mencapai kedalaman 2000 meter, dan akan kembali muncul ke permukaan tiap 15 hari sekali untuk mengirimkan data melalui satelit.

5. Wave Recorder
Salah satu alat yang digunakan secara langsung mengukur arah dan tinggi gelombang dan ditempatkan diatas permukaan laut. 
6. Wave Glider
Alat yang digunakan untuk mengamati berbagai parameter cuaca laut diantaranya adalah angin, suhu permukaan laut, tekanan udara, gelombang, salinitas, dan arus laut. Salah satu yang dimiliki Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalah Wave Glider SV3-224.
7. Sea Glider
Selain wave glider untuk pengamatan cuaca laut juga dapat digunakan Sea Glider. Perbedaanya dengan Wave Glider, Sea Glider didesain untuk dapat mengapung dan menyelam di kolom air pada kedalaman tertentu hingga 1000 meter.

8. Coastal Buoy
Merupakan sebuah pelampung yang ditambatkan pada dasar laut yang berfungsi untuk navigasi kapal, pengamatan cuaca maritim, dan mitigasi tsunami. Terdapat beberapa sensor yaitu arah dan tinggi gelombang, arah dan kecepatan arus, suhu permukaan laut, salinitas, dan suhu udara.

9. ADCP (Acousttic Doppler Current Profiler)
Merupakan alat observasi maritim yang digunakan untuk mengukur arus laut. Dalam aplikasinya dapat berfungsi sebagai perlindungan pesisir dan teknik pantai, Perancangan pelabuhan, monitoring lingkungan, dan keamanan Perkapalan. 


Bagikan:

Tags

Leave a Comment